Hipertensi menjadi jenis penyakit yang ditakuti oleh banyak orang karena memang berbahaya dan mengancam jiwa penderitanya. Penyakit ini terjadi karena adanya masalah pada saluran atau pembuluh darah tempat dimana proses peredaran darah terjadi di dalam tubuh.

Kondisi ini kemudian mempengaruhi kinerja dan kesehatan jantung, sehingga penderita hipertensi juga rentan memiliki penyakit jantung. Mayoritas penderita penyakit ini bahkan berakhir dengan kondisi stroke sehingga lumpuh.

Mengingat hipertensi tidak bisa disembuhkan total dan bisa dengan mudah kambuh maka penderitanya dianjurkan diet sehat secara ketat. Kemudian bagi Anda yang memang belum di diagnosa menderita penyakit satu ini usahakan untuk melakukan tindak pencegahan.

Dimulai dari perbaikan pola makan dengan menyantap makanan sehat setiap saat, baik menu utama sampai camilan. Berolahraga secara teratur juga dapat memperkecil kemungkinan mengidap hipertensi jadi tidak ada salahnya mengatur jadwal olahraga Anda agar bisa teratur.

Gejala Umum Penyakit Hipertensi

Penderita hipertensi sebenarnya bisa menikmati hidup yang normal dan bisa menjalankan rutinitas sebagaimana mestinya. Tentunya dengan menjalani gaya hidup sehat, kemudian sudah melakukan perbaikan gaya hidup manakala merasakan gejala hipertensi. Adapun gejala hipertensi ini adalah:

1. Mengalami kesemutan,

Kesemutan umumnya menjadi gejala awal dari kondisi hipertensi, apalagi jika memang terjadi tanpa sebab yang jelas. Kesemutan bisa terjadi manakala peredaran darah terhambat misal karena kaki atau tangan tertindih dan tertekuk lama. Namun jika kesemutan terjadi tanpa sebab yang jelas bahkan bisa terjadi di wajah, besar kemungkinan terjadi hipertensi.

2. Muncul sakit kepala dan pusing,

Gangguan pada peredaran darah karena tekanan darah meningkat nantinya akan menyebabkan sakit kepala. Rasa sakit ini bisa hilang dan timbul dalam tempo yang beragam namun bisa pula berlangsung lama.

Penderita gejala ini baiknya tidak buru-buru mengatasinya dengan obat warung, baiknya istirahat sejenak untuk meredakan sakit kepala dan pusing. Apabila terjadi lagi dalam jarak yang berdekatan baiknya cek tekanan darah Anda. sebab gejala hipertensi salah satunya adalah sakit kepala, pusing, sampai vertigo.

3. Gangguan pada mata,

Meningkatnya tekanan darah nantinya akan mempengaruhi kinerja syaraf di dalam tubuh, perlahan akan mempengaruhi indra penglihatan. Gejala awal penderita hipertensi kerap ditunjukkan dengan keluhan pandangan mudah kabur.

Apalagi selepas bangun tidur, sehingga dianjurkan saat hendak bangun di pagi hari untuk melakukan gerakan pelan terlebih dahulu. Duduk dulu sebentar di tepi ranjang baru kemudian memijakan kaki ke lantai supaya pandangan kembali normal.

4. Mengalami mimisan,

Gejala awal lain dari hipertensi ini adalah mengalami mimisan yakni keluarnya cairan darah dari lubang hidung. Mimisan ini akan terjadi secara mendadak sehingga kadang membuat pelakunya kaget. Apabila mimisan terjadi tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas baiknya segera saja mengecek tekanan darah Anda.

Apabila tekanan darah memang tinggi mulailah menjalankan gaya hidup sehat agar tekanan darah terkontrol dan terhindar dari stroke maupun serangan jantung.

5. Susah berkonsentrasi,

Karena saat tekanan darah naik nantinya akan mempengaruhi syaraf maka gejala awal hipertensi juga kerap ditunjukkan dengan susahnya berkonsentrasi. Misalnya saja saat mengobrol dengan orang terdekat kerap kali Anda kesulitan untuk mengikuti apa yang diucapkan lawan bicara.

Ditambah pandangan juga mulai kabur, maka apabila kedua kondisi ini dialami baiknya segera temui dokter. Ketika memang mengalami hipertensi maka dokter akan meresepkan obat khusus penyakit tersebut, supaya tekanan darah terkontrol.