Futsal merupakan olahraga yang sangat digemari di Indonesia. Tak hanya para lelaki, wanita pun tak mau kalah dalam memainkannya. Futsal baru dikenal di Indonesia pada tahun 1998-1999. Tertinggal dari negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand.

Futsal layaknya sepakbola pada umumnya, memerlukan perlengkapan seperti kaos dan sepatu. Lalu bagaimana cara memilih sepatu futsal yang cocok dan benar?

Sepatu untuk futsal yang baik adalah sepatu yang bisa melindungi kaki Anda, nyaman dan ringan digunakan. Memudahkan Anda berlari dan menendang bola. Sehingga tidak menghambat permainan Anda.

Oleh karena itu, tidak boleh asal-asalan dalam memilih sepatu untuk futsal yang baik. Berikut ini adalah pertimbangan-pertimbangan saat membeli sepatu untuk futsal:

1. Cari tahu jenis kakimu.

Sebelum memilih jenis sepatu futsal yang cocok, cari jenis kaki kita terlebih dahulu. Caranya dengan menginjakkan kaki Anda pada sebidang pasir. Dari jejak kaki Anda yang terlihat, Anda bisa mengetahui jenis kaki Anda.

Ada 3 macam jenis telapak kaki yaitu flat arch (datar), medium arch (normal) dan high arch (tinggi). Untuk telapak kaki yang normal, biasanya berat tubuh bertumpu pada bagian tengah telapak kaki.

Sehingga sepatu yang lentur disarankan agar kaki lebih mudah bergerak. Untuk telapak kaki yang flat (datar) akan lebih sering merasa pegal, sehingga disarankan memakai sepatu yang memiliki bantalan di tengah sepatu.

Terakhir untuk telapak kaki high arch, beban tubuh biasanya bertumpu pada bagian luar kaki, disarankan untuk menggunakan sepatu dengan bantalan dan sol yang cukup tebal di bagian belakang dan depan kaki sehingga tumpuan kaki lebih seimbang.

2. Ukuran sepatu yang pas dan menempel sempurna adalah yang terbaik, dengan jarak ½ cm cukup untuk memaksimalkan rasa nyaman di kaki Anda. jangan terlalu longgar atau terlalu sempit.

3. Bahan sepatu pada umumnya adalah karbon, kain, imitasi maupun kulit.

Hindari sepatu yang berbahan imitasi, karena selain cepat rusak, sepatu jenis ini juga tidak nyaman. Pilihlah yang berbahan karbon, karena terasa ringan namun tetap kuat.

Bagian punggung sepatu (upper) dengan bahan kulit sangat baik karena lentur dan dapat mengikuti bentuk kaki. Untuk sol sepatu, pilihlah bahan yang empuk dan anti selip agar dapat mengurangi resiko terjatuh saat futsal.

4. Berat sepatu.

Pilihlah sepatu yang ringan. Selain nyaman, sepatu yang ringan tidak akan mudah membuat pegal meski dipakai dalam waktu yang lama dan lebih enak saat menendang dan menggiring bola.

5. Budget, sesuaikan sepatu dengan kantong Anda.

Sepatu yang mahal belum tentu cocok untuk Anda pakai, begitu juga sebaliknya. Jadi lebih baik tidak terburu-buru saat membelinya.

6. Sepatu indoor atau turf.

Berdasarkan fungsinya, sepatu ada dua type yaitu indoor dan turf. Tipe indoor lebih fleksibel digunakan pada hampir semua jenis lapangan, baik lapangan taraflex, vinyl bahkan semen. Sementara tipe turf cocoknya dengan lapangan turf saja.

Berdasarkan fungsinya, sepatu untuk futsal dibagi menjadi 3 varian. Yaitu tipe shooter, tipe passer dan tipe controller. Tipe shooter cocok digunakan untuk yang di posisi penyerang, sehingga memudahkan untuk menendang baik dalam jarak dekat maupun jauh.

Tipe passer cocok digunakan oleh si pengumpan bola, terakhir tipe controller, yang cocok digunakan untuk si gelandang. Karena sepatu tipe ini memudahkan untuk mengontrol bola. Dengan tips-tips di atas, Anda akan lebih mudah menentukan sepatu futsal mana yang akan Anda beli. Salam olahraga!